Raya Financing mendigitalisasi tiga lini produk dengan Stitch: Sewa guna usaha kendaraan, pinjaman pribadi, dan UKM

Menjalankan satu produk pembiayaan saja sudah sulit. Menjalankan tiga produk sekaligus—Sewa Guna Usaha Otomotif, Pembiayaan Pribadi, dan UKM—yang masing-masing memiliki alur kerja, persyaratan kepatuhan, dan perjalanan pelanggan sendiri, adalah tantangan yang jauh lebih besar. Bagi Raya Financing, perusahaan berlisensi SAMA yang berkantor pusat di Dammam, kompleksitas tersebut telah mencapai titik di mana infrastruktur yang ada tidak lagi mampu mengimbangi ambisi perusahaan.
Di pasar yang tumbuh sepesat ini, kesenjangan tersebut sangat merugikan. Pasar pembiayaan dan sewa guna usaha mobil di Arab Saudi bernilai USD 15 miliar dan diproyeksikan tumbuh dengan CAGR sebesar 11,1% hingga tahun 2030, didorong oleh dorongan infrastruktur Visi 2030, meningkatnya permintaan armada perusahaan, dan populasi yang semakin mengharapkan segala sesuatunya dilakukan secara digital. Bagi perusahaan pembiayaan yang beroperasi di berbagai lini produk, tekanannya jelas: lakukan digitalisasi dengan cepat, perluas skala tanpa hambatan, dan tetap patuh sepenuhnya terhadap persyaratan SAMA yang terus berkembang.
Tantangan
Di ketiga lini produk tersebut, model operasional telah mengakumulasi jenis utang yang tidak muncul di neraca keuangan: sistem yang terfragmentasi, proses manual, dan alur kerja kaku yang tidak dapat dikonfigurasi ulang tanpa intervensi TI.
Perubahan produk, baik itu menyesuaikan suku bunga, memperbarui tenor, memodifikasi struktur pembayaran balon, atau meluncurkan kampanye, memerlukan ketergantungan yang besar pada vendor dan TI serta waktu tunggu selama berminggu-minggu. Penjaminan emisi dilakukan secara manual, sehingga memperlambat waktu penyelesaian dan menurunkan tingkat konversi pada titik di mana kecepatan paling dibutuhkan. Origination, layanan, penagihan, dan pelaporan masing-masing berada dalam sistem terpisah tanpa pandangan terpadu mengenai pelanggan atau portofolio.
Khusus untuk Sewa Guna Usaha Otomotif, tidak ada visibilitas terkonsolidasi di seluruh siklus hidup aset, mulai dari keterkaitan kendaraan dan asuransi hingga pemicu penarikan kembali. Alur kerja UKM tidak memiliki struktur yang diperlukan untuk pinjaman berbasis arus kas dan pelacakan dokumentasi. Dan di ketiga lini produk tersebut, pemantauan kepatuhan sebagian besar tetap bersifat reaktif, bergantung pada tim back-office alih-alih kontrol sistem yang tertanam.
Solusi
Bagi Raya, jawabannya adalah mengonsolidasikan ketiga lini produk ke dalam satu platform digital:
Origination digital menyeluruh: Onboarding didigitalkan sepenuhnya di seluruh saluran web, seluler, dan bantuan cabang, dengan pengambilan data terstruktur dan manajemen dokumen digital yang menggantikan koordinasi berbasis kertas.
Alur kerja otomatis dan pengambilan keputusan kredit: Manual perutean digantikan oleh alokasi tugas otomatis, pelacakan SLA, dan pemrosesan berbasis peran. Keputusan kredit didorong oleh kebijakan dan kartu skor, sehingga mengurangi ketergantungan pada penjaminan emisi manual sekaligus memastikan auditabilitas dan konsistensi di setiap tahap.
Manajemen siklus hidup Sewa Guna Usaha (Auto Lease): Peristiwa khusus Ijarah, termasuk keterkaitan asuransi, pembaruan jadwal, penyelesaian awal, dan pemicu penyitaan, diotomatisasi oleh sistem. Untuk pertama kalinya, Raya mendapatkan visibilitas terpadu di seluruh siklus hidup aset.
Struktur alur kerja khusus UKM: Penilaian pinjaman berbasis arus kas mengikuti alur kerja penangkapan dan eksposur keuangan yang terstruktur, dengan pelacakan dokumentasi yang terintegrasi ke dalam proses, bukan dikelola secara terpisah.
Layanan dan penagihan yang dapat dikonfigurasi: Penjadwalan ulang, penyelesaian, dan tindakan layanan lainnya diatur oleh persetujuan dan dilacak melalui audit. Penagihan diotomatisasi melalui pengelompokan (bucketization), pelacakan janji bayar, dan alur kerja eskalasi, menggantikan koordinasi tim secara manual.
Visibilitas portofolio waktu nyata: Dasbor memberikan wawasan langsung mengenai tingkat penurunan, waktu penyelesaian persetujuan, kinerja portofolio, dan hambatan operasional, yang memungkinkan Raya beralih dari manajemen reaktif ke optimalisasi proaktif berbasis data.
Sesuai dengan standar SAMA sejak awal: Kontrol keamanan, audit, dan perlindungan data tertanam dalam arsitektur platform, selaras dengan Kerangka Kerja Keamanan Siber SAMA dan mengurangi beban kepatuhan pada tim operasional.
"Kami merasakan perbedaan yang nyata sejak pertemuan pertama. Tim Stitch membantu kami memahami apa yang selama ini terasa seperti proses yang rumit. Senang sekali memiliki sistem yang membuat segalanya terstruktur dan mudah." - Ibrahim Yahya Alkinany, Chief Information Officer
Langkah ke depan
Bagi Raya Financing, transformasi ini meletakkan dasar bagi fase pertumbuhan berikutnya: meluncurkan lini produk baru dengan cepat, memperluas cabang dan saluran digital tanpa hambatan operasional, serta memberikan pengalaman pelanggan yang mulus dan konsisten seperti yang diharapkan oleh peminjam saat ini. Seiring dengan semakin kompetitifnya lanskap pembiayaan di Arab Saudi, institusi yang telah memodernisasi infrastrukturnya tidak hanya akan mampu mengimbangi, tetapi juga akan memimpin.


